Sintesis Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi Dan Ampas Kopi Menggunakan Bioaktivator Promi Dengan Metode Fermentasi Anaerob

Pratiwi, Dea Vanny (2026) Sintesis Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi Dan Ampas Kopi Menggunakan Bioaktivator Promi Dengan Metode Fermentasi Anaerob. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (217kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only until 2028.

Download (337kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only until 2028.

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only until 2028.

Download (323kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (197kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (223kB)
[img] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 2028.

Download (784kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan limbah kotoran sapi dan ampas kopi sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik melalui proses fermentasi anaerob dengan bantuan bioaktivator PROMI . Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya jumlah limbah peternakan dan limbah kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kotoran sapi diketahui mengandung unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), sedangkan ampas kopi juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman . Oleh karena itu, kombinasi kedua limbah tersebut dinilai memiliki potensi untuk diolah menjadi pupuk organik yang bernilai guna. Proses yang digunakan dalam penelitian ini adalah fermentasi anaerob, yaitu proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme tanpa kehadiran oksigen. Untuk mempercepat proses dekomposisi, digunakan bioaktivator PROMI yang mengandung berbagai mikroorganisme pengurai . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu fermentasi dan jumlah penambahan ampas kopi terhadap kualitas pupuk organik yang dihasilkan, khususnya ditinjau dari kadar karbon (C), nitrogen (N), serta rasio C/N, dan untuk menentukan kondisi optimum agar memenuhi standar kualitas pupuk organik sesuai SNI. Metode penelitian dilakukan dengan variasi waktu fermentasi selama 3, 6, 9, 12, dan 15 hari, serta variasi penambahan ampas kopi sebesar 13%, 16%, 19%, 22%, dan 25%. Selama proses fermentasi, bahan organik mengalami penguraian oleh aktivitas mikroorganisme, yang menyebabkan penurunan kadar karbon dan peningkatan relatif kadar nitrogen. Perubahan ini berdampak pada penurunan rasio C/N yang merupakan indikator penting dalam menentukan tingkat kematangan dan kualitas pupuk organik . Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi dan jumlah ampas kopi berpengaruh terhadap kualitas pupuk organik yang dihasilkan. Semakin lama waktu fermentasi, proses dekomposisi berlangsung lebih sempurna sehingga rasio C/N semakin menurun dan mendekati standar yang ditetapkan. Selain itu, nilai pH pupuk yang dihasilkan berada dalam kisaran yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan limbah kotoran sapi dan ampas kopi melalui proses fermentasi anaerob dengan bioaktivator PROMI mampu menghasilkan pupuk organik yang berkualitas dan memenuhi standar yang ditetapkan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSuprihatin, SuprihatinNIDN0708056303ibu.suprihatin@yahoo.com
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP155 Chemical engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Chemical Engineering
Depositing User: Dea Vanny Pratiwi
Date Deposited: 13 Oct 2026 02:16
Last Modified: 13 Oct 2026 03:11
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/60570

Actions (login required)

View Item View Item