Akbar Sudrajat, Oka (2026) STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA MESIN PEMISAH JARUM SUNTIK BERBASIS INDUKSI MINI DENGAN PANEL SURYA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.
|
Text (COVER)
22037010026-COVER.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 1)
22037010026-BAB 1.pdf Download (124kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22037010026-BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only until 2 September 2029. Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 3)
22037010026-BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only until 2 September 2029. Download (13MB) |
|
|
Text (BAB 4)
22037010026-BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only until 2 September 2029. Download (5MB) |
|
|
Text (BAB 5)
22037010026-BAB 5.pdf Download (90kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22037010026-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (130kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22037010026-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 2 September 2029. Download (50MB) |
Abstract
Limbah jarum suntik merupakan salah satu limbah medis benda tajam yang berpotensi menimbulkan risiko cedera tertusuk jarum dan penyebaran penyakit apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko tersebut adalah melakukan pemisahan jarum dari gagang jarum suntik menggunakan teknologi pemanas induksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui mekanisme kerja mesin pemisah jarum suntik berbasis induksi mini dengan sumber energi panel surya, mengetahui karakteristik tegangan, arus, dan daya listrik pada Solar Charge Controller (SCC), aki, dan induksi mini, serta menganalisis suhu akhir, waktu pemisahan, dan energi listrik yang dibutuhkan pada setiap jenis jarum suntik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen terhadap tiga jenis jarum suntik, yaitu One Med 3 ml, Foccus 3 ml, dan One Med 5 ml selama tiga hari pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pemisah jarum suntik berhasil dirancang dan mampu memisahkan jarum dari gagang jarum suntik dengan sistem energi panel surya yang disalurkan melalui SCC dan disimpan pada aki sebelum digunakan oleh pemanas induksi mini. Tegangan pada SCC, aki, dan induksi mini relatif stabil, sedangkan kebutuhan arus dan daya berbeda pada setiap jenis jarum suntik. One Med 3 ml memiliki rata-rata suhu akhir 223,0 °C dan waktu pemisahan 24,3 detik, Foccus 3 ml memiliki suhu akhir 163,4 °C dan waktu pemisahan 44,2 detik, sedangkan One Med 5 ml memiliki suhu akhir tertinggi sebesar 259,8 °C dengan waktu pemisahan 34,4 detik. Kebutuhan energi listrik rata-rata berturut-turut sebesar 710,47 J untuk One Med 3 ml, 1.263,59 J untuk Foccus 3 ml, dan 1.066,89 J untuk One Med 5 ml. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mesin pemisah jarum suntik berbasis induksi mini dengan panel surya dapat digunakan sebagai alternatif pemisahan jarum suntik dengan kebutuhan energi yang berbeda karakteristik pada setiap jenis jarum suntik. Kata kunci: Mesin pemisah jarum suntik, pemanas induksi mini, panel surya, energi listrik, waktu pemisahan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QC Physics |
||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Physics | ||||||||||||
| Depositing User: | Oka Oka Oka Akbar Sudrajat | ||||||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 02:36 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Sep 2026 08:09 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59856 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
