EVALUASI TATA LETAK GUDANG DENGAN METODE ACTIVITY RELATIONSHIP CHART GUNA MEMAKSIMALKAN KAPASITAS DAN EFISIENSI PENYIMPANAN MATERIAL

Handayaningrat, Bahiy (2026) EVALUASI TATA LETAK GUDANG DENGAN METODE ACTIVITY RELATIONSHIP CHART GUNA MEMAKSIMALKAN KAPASITAS DAN EFISIENSI PENYIMPANAN MATERIAL. Project Report (Praktek Kerja Lapang dan Magang). UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img] Text (COVER)
22032010189-cover.pdf

Download (458kB)
[img] Text (BAB 1)
22032010189-bab 1.pdf

Download (259kB)
[img] Text (BAB 2)
22032010189-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 August 2029.

Download (410kB)
[img] Text (BAB 3)
22032010189-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 August 2029.

Download (414kB)
[img] Text (BAB 4)
22032010189-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 August 2029.

Download (214kB)
[img] Text (BAB 5)
22032010189-bab 5.pdf

Download (179kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
22032010189-daftar pustaka.pdf

Download (218kB)

Abstract

Kegiatan operasional pergudangan di Divisi Inventory Control and Gudang PT PLN Nusantara Power UP Paiton saat ini menghadapi permasalahan point break pada alur pergerakan material. Hal ini menyebabkan perpindahan material antar area menjadi tidak lancar, menambah waktu proses pergudangan, serta terjadinya percampuran pengelompokan material yang kurang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata letak fasilitas gudang guna memaksimalkan kapasitas penyimpanan, mengurangi jarak perpindahan material, dan mempercepat proses operasional. Metode yang digunakan dalam memecahkan masalah ini adalah Activity Relationship Chart (ARC), yang berfungsi untuk menganalisis tingkat hubungan kedekatan antar fasilitas dan merumuskan pola tata letak yang paling optimal. Hasil perancangan tata letak menunjukkan bahwa layout alternatif mampu meminimalisir penggunaan ruang dari luas awal 343,45 m² menjadi 335,5 m², sehingga terdapat penghematan space sebesar 7,95 m². Perubahan tata letak yang diusulkan meliputi pemindahan area ekspor agar berdekatan dengan area bongkar muat, serta penyatuan area inspeksi dan bongkar muat untuk mempermudah pergerakan staf dan manajemen stok barang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layout alternatif terbukti tidak menimbulkan penumpukan antar area, sehingga aktivitas sirkulasi barang menjadi lebih optimal, efektif, dan efisien sesuai dengan aliran proses gudang.

Item Type: Monograph (Project Report (Praktek Kerja Lapang dan Magang))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorPradanarka, Andyas MuktiNIDN1556768669130272UNSPECIFIED
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55.4-60.8 Industrial engineering. Management engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Industrial Engineering
Depositing User: Bahiy Handayaningrat
Date Deposited: 31 Aug 2026 04:46
Last Modified: 31 Aug 2026 04:46
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/59242

Actions (login required)

View Item View Item