Aisyah, Putri (2026) Pengaruh Pemberian Pupuk KCl dan Pemangkasan Tunas Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.). Undergraduate thesis, UPN “Veteran” Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER_22025010059.pdf Download (640kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1_22025010059.pdf Download (511kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2_22025010059.pdf Restricted to Repository staff only until 2028. Download (643kB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3_22025010059.pdf Restricted to Repository staff only until 2028. Download (779kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB 4_22025010059.pdf Restricted to Repository staff only until 2028. Download (3MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA_22025010059.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN_22025010059.pdf Restricted to Repository staff only until 2028. Download (2MB) |
Abstract
Melon (Cucumis melo L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, di mana kualitas buahnya sangat ditentukan oleh ketersediaan unsur kalium (K) serta praktik pemangkasan pucuk yang mengatur keseimbangan source–sink pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk KCl dan pemangkasan pucuk, baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap panjang tanaman, bobot buah, dan tingkat kemanisan buah melon. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–April 2026 di lahan milik petani di Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian menggunakan rancangan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas dua faktor, yaitu dosis pupuk KCl (10, 12,5, 15, dan 17,5 g/tanaman) dan pemangkasan pucuk (hingga ruas ke-4, ke-6, dan ke-8), dengan 12 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali. Kombinasi dosis KCl dan pemangkasan pucuk memberikan pengaruh interaksi yang nyata terhadap bobot buah dan kemanisan buah, sedangkan panjang tanaman hanya dipengaruhi oleh masing-masing faktor secara tunggal. Kombinasi dosis KCl 17,5 g/tanaman dengan pemangkasan hingga ruas ke-8 menghasilkan bobot buah tertinggi (1,1 kg) dan tingkat kemanisan tertinggi (13,00 °Brix). Sebagai perlakuan tunggal, KCl dosis 17,5 g/tanaman memberikan panjang tanaman terbesar pada setiap umur pengamatan, sedangkan pemangkasan hingga ruas ke-8 memberikan panjang tanaman terbesar. Kombinasi pupuk KCl dosis 17,5 g/tanaman dengan pemangkasan pucuk hingga ruas ke-8 menghasilkan bobot buah dan kemanisan buah terbaik secara keseluruhan, meskipun kombinasi dosis KCl 15 g/tanaman dengan pemangkasan hingga ruas ke-6 menghasilkan bobot buah dan kemanisan yang tidak berbeda nyata, sehingga dapat dijadikan alternatif rekomendasi budidaya yang lebih efisien dari segi input. Dosis KCl 17,5 g/tanaman dan pemangkasan hingga ruas ke-8 masing-masing merupakan perlakuan tunggal yang paling efektif untuk panjang tanaman. Kata kunci: Cucumis melo L; Pupuk KCl; Pemangkasan Pucuk; Pertumbuhan; Hasil
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Departement of Agritechnology | ||||||||||||
| Depositing User: | Putri Aisyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:47 | ||||||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:47 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
