Dewi, Marini Dahana (2026) STRATEGI MENINGKATKAN PRODUKSI BENIH TEBU BERSERTIFIKAT DI UPT PENGEMBANGAN DAN PRODUKSI BENIH TANAMAN PERKEBUNAN PROVINSI JAWA TIMUR. Masters thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (Cover)
01. Cover.pdf Download (929kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf Download (516kB) |
|
|
Text (Bab II)
03. Bab II.pdf Restricted to Repository staff only until 30 July 2029. Download (662kB) |
|
|
Text (Bab III)
04. Bab III.pdf Restricted to Repository staff only until 30 July 2029. Download (607kB) |
|
|
Text (Bab IV)
05. Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only until 30 July 2029. Download (937kB) |
|
|
Text (Bab V)
06. Bab V.pdf Download (483kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
07. Daftar Pustaka.pdf Download (661kB) |
|
|
Text (Lampuran)
08. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only until 30 July 2029. Download (523kB) |
Abstract
Unit Pelaksana Teknis Pengembangan dan Produksi Benih Tanaman Perkebunan (UPT PPBTP) Provinsi Jawa Timur memiliki peran strategis dalam penyediaan benih tebu bersertifikat guna mendukung produktivitas usahatani tebu dan swasembada gula nasional. Namun, penyerapan benih tebu bersertifikat oleh petani belum optimal akibat kecenderungan petani mempertahankan sistem kepras (ratun), preferensi terhadap varietas tertentu, serta keterbatasan anggaran operasional UPT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani tebu terhadap penggunaan benih tebu bersertifikat, mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal UPT PPBTP, serta merumuskan strategi peningkatan produksi benih tebu bersertifikat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dilaksanakan di UPT PPBTP Provinsi Jawa Timur pada bulan Maret– Mei 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif dengan skala Likert dan analisis SWOT serta QSPM untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap benih tebu bersertifikat secara umum berada pada kategori positif hingga sangat baik, kecuali pada aspek biaya dan risiko ekonomi yang masih menjadi penghambat utama. Analisis IFAS-EFAS menempatkan posisi UPT pada kuadran I (strategi agresif), dengan kekuatan utama berupa mutu benih yang baik dan tenaga teknis kompeten, serta peluang berupa peningkatan kebutuhan benih dan dukungan program pemerintah. Hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas tertinggi adalah peningkatan volume produksi melalui penerapan teknologi budidaya benih tebu modern, diikuti oleh pengembangan sistem pemasaran berbasis digital dan pemanfaatan dukungan kebijakan pemerintah
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Magister Agribusiness | ||||||||||||
| Depositing User: | Marini Dahana Dewi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 02:58 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:58 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/58287 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
