ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPAREPART PADA PROYEK PERANCANGAN ULANG GLAZING LINE MENGGUNAKAN KLASIFIKASI ABC–FSN DAN METODE MIN-MAX INVENTORY DI PT XYZ

Raharja, Muchamad Fahrul (2026) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPAREPART PADA PROYEK PERANCANGAN ULANG GLAZING LINE MENGGUNAKAN KLASIFIKASI ABC–FSN DAN METODE MIN-MAX INVENTORY DI PT XYZ. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (cover)
22032010150-cover.pdf

Download (6MB)
[img] Text (bab 1)
22032010150-bab1.pdf

Download (277kB)
[img] Text (bab 2)
22032010150-bab2.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2029.

Download (416kB)
[img] Text (bab 3)
22032010150-bab3.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2029.

Download (247kB)
[img] Text (bab 4)
22032010150-bab4.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2029.

Download (577kB)
[img] Text (bab 5)
22032010150-bab5.pdf

Download (206kB)
[img] Text (daftar pustaka)
22032010150-daftarpustaka.pdf

Download (189kB)
[img] Text (lampiran)
22032010150-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2029.

Download (532kB)

Abstract

PT XYZ mengalami permasalahan overstock sparepart pada proyek perancangan ulang Glazing Line, sehingga menyebabkan meningkatnya biaya penyimpanan dan kurang optimalnya pengendalian persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas pengendalian persediaan sparepart menggunakan kombinasi metode Always Better Control (ABC) dan Fast, Slow, Non-Moving (FSN), kemudian mengoptimalkan persediaan sparepart prioritas menggunakan metode Min-Max Inventory. Data yang digunakan berupa data pembelian, pemakaian, biaya persediaan, dan lead time sebanyak 20 jenis sparepart selama periode April 2025–Maret 2026. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa terdapat 4 sparepart yang termasuk kategori Fast-A, yaitu Inverter, Fixed Pulley, Magnetic Thermic, dan Besi UNP, sehingga ditetapkan sebagai prioritas utama dalam pengendalian persediaan. Penerapan metode Min-Max Inventory menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp120.982.000, lebih rendah dibandingkan metode perusahaan sebesar Rp193.293.000, sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp72.311.000 atau 37,4%. Selanjutnya dilakukan peramalan kebutuhan persediaan periode Juli 2026–Maret 2027 menggunakan metode dengan tingkat kesalahan terkecil sebagai dasar perencanaan persediaan. Hasilnya menunjukkan rekomendasi pemesanan Inverter sebanyak 9 pcs, Fixed Pulley sebanyak 8 pcs, Magnetic Thermic sebanyak 6 pcs, dan Besi UNP sebanyak 9 batang, masing-masing dengan frekuensi pemesanan 36 kali per tahun, serta menghasilkan estimasi total biaya persediaan sebesar Rp107.829.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode ABC-FSN dan Min-Max Inventory mampu meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan sekaligus menurunkan total biaya persediaan perusahaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorNugraha, IsnaNIDN0001039501isna.nugraha.ti@upnjatim.ac.id
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55.4-60.8 Industrial engineering. Management engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Industrial Engineering
Depositing User: Fahrul Raharja
Date Deposited: 24 Jul 2026 03:22
Last Modified: 24 Jul 2026 03:22
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/57986

Actions (login required)

View Item View Item