SETIAWAN, WAHYU (2026) ADSORPSI ION Pb(II), Cu(II), DAN Fe(III) ARTIFISIAL MENGGUNAKAN BIOSORBEN LIMBAH CANGKANG LARVA Hermetia Illucens DENGAN METODE BATCH. Masters thesis, UPNV Jawa Timur.
|
Text
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until July 2029. Download (672kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until July 2029. Download (542kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only until July 2029. Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pencemaran logam berat seperti Pb(II), Cu(II), dan Fe(III) dalam perairan menjadi masalah lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik, persisten, dan mudah terakumulasi dalam rantai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi biosorben cangkang larva Hermetia illucens (CL-HI) dalam mengadsorpsi ion logam berat pada sistem multilogam melalui pendekatan kinetika, isoterm, dan termodinamika, serta analisis biaya. Biosorben dipreparasi melalui proses pencucian, pengeringan, dan pengayakan tanpa aktivasi kimia. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRD, ATR-FTIR, SEM-EDX, dan BET untuk mengkaji struktur, gugus fungsi, morfologi, serta luas permukaan. Hasil menunjukkan bahwa biosorben memiliki struktur biokomposit yang tersusun dari fase kalsit (CaCO₃) dan kitin, dengan gugus fungsi aktif seperti –OH, –NH₂, dan COO⁻ yang berperan dalam proses adsorpsi. Uji selektivitas menunjukkan bahwa CL-HI memiliki preferensi adsorpsi terhadap Pb(II), Cu(II), dan Fe(III) dalam sistem multilogam. Studi kinetika menunjukkan bahwa model pseudo-second-order memberikan kecocokan terbaik, yang mengindikasikan dominasi mekanisme kemisorpsi. Analisis isoterm menunjukkan bahwa model Langmuir dan Freundlich mampu menggambarkan proses adsorpsi, yang mengindikasikan adanya adsorpsi monolayer dan multilayer. Parameter termodinamika menunjukkan bahwa proses adsorpsi berlangsung secara spontan (ΔG° < 0), bersifat endotermik (ΔH° > 0), dan meningkatkan ketidakteraturan sistem (ΔS° > 0). Selain itu, analisis biaya menunjukkan bahwa biosorben CL-HI memiliki potensi sebagai adsorben berbiaya rendah dan ramah lingkungan karena berasal dari limbah biomassa dan tidak memerlukan proses aktivasi tambahan. Secara keseluruhan, biosorben CL-HI menunjukkan kinerja yang efektif dan berpotensi diaplikasikan dalam pengolahan limbah cair yang mengandung logam berat.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Degree in Environmental Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Wahyu Setiawan | ||||||||||||
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 03:36 | ||||||||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:36 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/57590 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
