ANALISIS SIKLUS HIDUP DAYA TARIK WISATA DI WISATA BAHARI TLOCOR SIDOARJO

Maharani, Niken Novianti (2026) ANALISIS SIKLUS HIDUP DAYA TARIK WISATA DI WISATA BAHARI TLOCOR SIDOARJO. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
22045010016_Cover.pdf

Download (966kB)
[img] Text (Bab 1)
22045010016_BAB 1.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab 2)
22045010016_BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (7MB)
[img] Text (Bab 3)
22045010016_BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (4MB)
[img] Text (Bab 4)
22045010016_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (10MB)
[img] Text (Bab 5)
22045010016_BAB 5.pdf

Download (816kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
22045010016_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Lampiran)
22045010016_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2029.

Download (5MB)

Abstract

Wisata Bahari Tlocor merupakan daya tarik wisata bahari yang berada di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo dengan daya tarik utama berupa wisata susur sungai, ekosistem mangrove, dan akses menuju Pulau Lusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi Wisata Bahari Tlocor dalam siklus hidup destinasi pariwisata berdasarkan teori Tourism Area Life Cycle (TALC) Butler (1980). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisata Bahari Tlocor telah melalui tahap exploration dan involvement, yang ditandai dengan pemanfaatan awal kawasan dan meningkatnya partisipasi masyarakat. Saat ini, Wisata Bahari Tlocor berada pada tahap development dengan adanya penambahan fasilitas, dukungan pemerintah dan berbagai instansi, serta berkembangnya aktivitas pariwisata. Tahap consolidation belum sepenuhnya tercapai karena jumlah kunjungan wisatawan masih belum stabil. Indikasi menuju stagnation terlihat dari menurunnya kualitas sebagian fasilitas, minimnya inovasi atraksi, dan fluktuasi kunjungan wisatawan. Gejala decline mulai tampak pada pengelolaan Pulau Lusi akibat kendala legalitas, sedangkan rejuvenation belum terlaksana meskipun telah direncanakan melalui revitalisasi Pulau Lusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Wisata Bahari Tlocor tidak berlangsung secara linier sesuai konsep TALC, sehingga diperlukan inovasi, peningkatan kualitas fasilitas, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan destinasi yang berkelanjutan. Kata kunci: Tourism Area Life Cycle, Wisata Bahari, Pariwisata, Tlocor, development

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAndrea, Garsione AgniNIDN0021029004garsione.agni.par@upnjatim.ac.id
Subjects: A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Tourism
Depositing User: Ms. Niken Novianti Maharani
Date Deposited: 21 Jul 2026 03:17
Last Modified: 21 Jul 2026 03:17
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56844

Actions (login required)

View Item View Item