Suciapriani, Ratih (2026) ANALISIS KUALITAS POC DARI LIMBAH VINASSE PADA BEBERAPA PERIODE FERMENTASI DAN KEBERLANJUTAN BAHAN BAKUNYA. Masters thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf Download (323kB) |
|
|
Text (Bab 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (520kB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (551kB) |
|
|
Text (Bab 4)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (492kB) |
|
|
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 21 July 2029. Download (1MB) |
Abstract
Limbah vinasse merupakan hasil samping industri bioetanol yang memiliki kandungan bahan organik tinggi dan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah vinasse sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC) melalui proses fermentasi dengan penambahan kotoran sapi, sekam padi, dan Effective Microorganisms 4 (EM4) serta keberlanjutan bahan bakunya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi waktu fermentasi selama 7, 14, dan 21 hari. Parameter yang dianalisis meliputi Chemical Oxygen Demand (COD), C-organik, N-total, P₂O₅, K₂O, N-organik, serta unsur hara mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mengalami penurunan COD selama fermentasi. Dari semua perlakuan diperoleh Perlakuan terbaik pada fermentasi 21 hari yaitu sampel dengan kombinasi vinasse, kotoran sapi, sekam padi, dan EM4 yang menghasilkan nilai COD sebesar 286,246 ppm dengan penurunan paling besar yaitu 77% dari nilai COD Awal. Produk POC yang dihasilkan dari formula LV+KS+EM4 dan LV+KS+SP+EM4 memiliki kandungan C-organik, N-total, P₂O₅, K₂O, N-organik dengan kandungan NPK 5,52 dan 5,84 sehingga unsur hara makro sudah memenuhi persyaratan mutu pupuk organik cair berdasarkan standar yang berlaku. Hasil penelitian Juga menunjukkan keberlanjutan bahan dari limbah vinasse, Limbah Kotoran sapi dan Sekam Padi memiliki persediaan bahan baku yang melimpah setiap tahunnya lebih dari 10 Ton/tahun, sehingga bahan bakunya berkelanjutan dan selalu tersedia sepanjang tahun.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Degree in Environmental Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Ratih Suciapriani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:39 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56786 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
