Analisis Isi Media Public Relations Starbucks Indonesia Dalam Pemulihan Citra Merek Pasca Boikot

Samudra, Rio Muhammad (2026) Analisis Isi Media Public Relations Starbucks Indonesia Dalam Pemulihan Citra Merek Pasca Boikot. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (Cover)
Cover Timbul Skripsi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Bab 1)
BAB I SKRIPSI.pdf

Download (254kB)
[img] Text (Bab 2)
BAB II SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 July 2029.

Download (375kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 3)
BAB III SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 July 2029.

Download (286kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 4)
BAB IV SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 July 2029.

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (Bab 5)
BAB V SKRIPSI.pdf

Download (186kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI.pdf

Download (232kB)

Abstract

Fenomena boikot terhadap Starbucks Indonesia pada tahun 2024 hingga 2025 berkembang menjadi krisis reputasi yang signifikan, yang ditandai dengan menurunnya kepercayaan konsumen, dominasi sentimen negatif di media sosial—khususnya pada akun Instagram resmi @starbucksindonesia—serta liputan negatif yang luas di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis Starbucks Indonesia dalam menghadapi boikot tersebut dengan menggunakan *Situational Crisis Communication Theory* dan *Image Restoration Theory* sebagai kerangka dasar; teori-teori ini kemudian dikritisi terkait keterbatasannya dalam menjelaskan dinamika era digital dan diperluas melalui perspektif yang lebih kontemporer, yaitu *Social-Mediated Crisis Communication*. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis konten terarah (*directed content analysis*) terhadap media Hubungan Masyarakat (Humas), baik daring maupun luring. Hasil penelitian mengungkap lima strategi utama, yaitu penguatan (*bolstering*) sebagai pendekatan dominan, tindakan korektif, penyangkalan (*denial*), serta dua strategi yang baru diidentifikasi—pemisahan (*separating*) dan penjualan (*selling*). Strategi-strategi ini memperluas kerangka teoretis komunikasi krisis dengan mempertimbangkan adaptasi budaya (glokalisasi) dan reposisi nilai merek premium melalui aspek keterjangkauan harga. Data eksternal dan studi akademis terkini memperkuat temuan ini, yang menunjukkan bahwa pada tahun 2026 citra merek Starbucks Indonesia telah pulih; hal ini dibuktikan dengan kembalinya loyalitas konsumen, memudarnya stigma boikot, dan stabilnya reputasi merek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara media sosial dan media Humas luring sangat krusial dalam memulihkan kepercayaan publik, sekaligus memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan kajian komunikasi krisis yang lebih adaptif terhadap konteks lokal. Kata kunci: Komunikasi Krisis, Starbucks Indonesia, Hubungan Masyarakat, Boikot, Pemulihan Merek

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorRachmawati, FarikhaNIDN0021039501Farikha.r.ilkom@upnjatim.ac.id
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Departement of Communication
Depositing User: Rio Muhammad Samudra
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:50
Last Modified: 21 Jul 2026 04:50
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/56595

Actions (login required)

View Item View Item