Kusuma, Elang Wijaya (2026) PERENCANAAN OPTIMALISASI PERKUATAN LERENG MENGGUNAKAN GROUND ANCHOR (Studi Kasus: Jalan Lintas Selatan Lot 3 Pantai Serang – Sumbersih, Blitar). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22035010075.-cover.pdf Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
22035010075.-bab1.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 2)
22035010075.-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 29 May 2028. Download (4MB) |
||
|
Text (Bab 3)
22035010075.-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 29 May 2028. Download (4MB) |
||
|
Text (Bab 4)
22035010075.-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 29 May 2028. Download (4MB) |
||
|
Text (Bab 5)
22035010075.-bab5.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22035010075.daftarpustaka.pdf Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Lampiran)
22035010075.-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (24MB) |
Abstract
Indonesia yang terletak pada zona interaksi Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik memiliki aktivitas seismik tinggi, khususnya di wilayah selatan Pulau Jawa akibat proses subduksi yang berpotensi menghasilkan gempa bermagnitudo besar. Beban gempa sebagai beban dinamis mampu meningkatkan gaya penggerak sekaligus menurunkan gaya penahan pada massa tanah, sehingga lereng yang stabil secara statik belum tentu memiliki faktor keamanan yang memadai pada kondisi gempa. Kondisi ini menjadikan analisis stabilitas lereng terhadap beban seismik sangat krusial, khususnya pada proyek Jalan Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang–Sumbersih STA 1+100(R), Kabupaten Blitar, yang melintasi daerah berbukit dengan lereng galian curam dan potensi longsor tinggi, sehingga ground anchor diusulkan sebagai optimalisasi perkuatan tambahan pada lereng yang telah diperkuat soil nailing guna meningkatkan kestabilan lereng terhadap pembebanan dinamis. Penelitian ini menganalisis optimalisasi perkuatan lereng menggunakan ground anchor berbasis PLAXIS 2D dengan Finite Element Method (FEM) pada beban gempa 0,5g. Hasil analisis menunjukkan lereng eksisting memiliki safety factor 1,029 pada kondisi statis dan collapse pada kondisi gempa sehingga belum memenuhi SNI 8460:2017. Konfigurasi optimal diperoleh pada 2 ground anchor di slope 3 dan slope 4 dengan 7 strand, menghasilkan safety factor 1,543 pada kondisi statis dan 1,126 pada kondisi gempa, dengan seluruh deformasi berada di bawah batas izin. Peningkatan jumlah ground anchor, jumlah strand, serta panjang free length dan bond length memberikan pengaruh positif terhadap stabilitas dan pengendalian deformasi lereng.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Elang Wijaya Kusuma | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 08:44 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 08:44 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/53192 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
