“MENENTUKAN KONDISI TERBAIK REMOVAL ION CA2+ DAN MG2+ DARI AIR LAUT MENGGUNAKAN NATRIUM KARBONAT (Na2CO3)”

SEPTIANINGSIH, DILLA (2025) “MENENTUKAN KONDISI TERBAIK REMOVAL ION CA2+ DAN MG2+ DARI AIR LAUT MENGGUNAKAN NATRIUM KARBONAT (Na2CO3)”. Undergraduate thesis, UPN "VETERAN" JAWA TIMUR.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (146kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2029.

Download (267kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2029.

Download (258kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2029.

Download (270kB)
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB V.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN I)
LAMPIRAN I.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2029.

Download (261kB)
[img] Text (LAMPIRAN II)
LAMPIRAN II.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 May 2029.

Download (587kB)

Abstract

Air laut mengandung beragam ion logam, terutama ion kalsium (Ca2+) dan magnesium (Mg2+) yang menyebabkan masalah di berbagai industri, seperti pembentukan kerak pada peralatan industri dan pengolahan air minum. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi terbaik dalam penghilangan ion Ca2+ dan Mg2+ menggunakan Na₂CO₃ sebagai agen pengikat kalsium dan magnesium dan penambahan NH4OH sebagai bahan pengikat magnesium pada tahap kedua. Proses penghilangan dilakukan melalui reaksi pengendapan dengan variasi konsentrasi Na₂CO₃ yaitu 0,1, 0,2, 0,3, 0,4, dan 0,5 M, serta suhu operasi 30, 45, 60, 75, dan 90 °C. Waktu pengadukan ditetapkan selama 5 menit, diikuti dengan pengendapan selama 1 jam. Konsentrasi NH4OH ditetapkan pada 6,49 M berdasarkan hasil perhitungan stoikiometri. Kadar ion Ca²⁺ dan Mg²⁺ sebelum dilakukan perlakuan dan sesudah perlakuan dianalisis menggunakan metode titrasi kompleksometri dan atomic absorption spectrometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Na₂CO₃ dan suhu operasi berbanding lurus dengan persen penyisihan ion Ca²⁺ dan Mg²⁺. Analisis statistik menggunakan ANOVA dua arah juga menunjukkan nilai p < 0,05. Kondisi terbaik didapatkan pada penambahan natrium karbonat pada konsentrasi 0,5 M dan suhu 90 °C, dengan persen penyisihan ion Ca²⁺ mencapai 97,85% dan ion Mg²⁺ sebesar 96,91%. Hasil penyisihan tersebut belum memenuhi standar SNI, karena kadar ion Ca2+ dan ion Mg2+ didapatkan sebesar 180,351 mg/L dan 182,288 mg/L, sedangkan standar SNI pada air minum kadar Ca2+ sebesar 10 mg/L dan kadar Mg2+ sebesar 150 mg/L. Penelitian ini mendukung pengembangan pra-pengolahan air laut yang lebih efisien dengan menurunkan kadar ion Ca²⁺ dan Mg²⁺ dalam industri air minum.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorDEWATI, RETNONIDN0712016001dewati.r@gmail.com
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Chemical Engineering
Depositing User: Dilla Septia ningsih
Date Deposited: 23 Jul 2026 07:16
Last Modified: 23 Jul 2026 07:39
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/53025

Actions (login required)

View Item View Item