Maniani, Billy Sopater (2026) PENGARUH VOLUME RUANG DAN JARAK TERHADAP WAKTU DETEKSI ASAP ROKOK PADA WEARABLE SMOKE DETECTOR DENGAN SENOSR CCS811. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" JAWA TIMUR.
|
Other (COVER)
22037011028 - COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
22037011028 - BAB 1.pdf Download (365kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
22037011028 - BAB 2.pdf Restricted to Registered users only until 29 May 2029. Download (938kB) |
||
|
Text (BAB 3)
22037011028 - BAB 3.pdf Restricted to Registered users only until 29 June 2029. Download (825kB) |
||
|
Text (BAB 4)
22037011028 - BAB 4.pdf Restricted to Registered users only until 29 May 2029. Download (2MB) |
||
|
Text (BAB 5)
22037011028 - BAB 5.pdf Download (494kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
22037011028 - DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (359kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22037011028 - LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 29 May 2029. Download (1MB) |
Abstract
Paparan asap rokok di lingkungan tertutup dapat menurunkan kualitas udara dan memberikan dampak buruk bagi kesehatan, sehingga diperlukan sistem pemantauan kualitas udara yang mampu mendeteksi keberadaan asap secara cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran ruang terhadap waktu deteksi asap rokok pada wearable smoke detector berbasis sensor CCS811, serta mengkaji hubungan antara jarak sumber asap dan waktu deteksi berdasarkan pendekatan difusi gas. Penelitian dilakukan menggunakan mikrokontroler berbasis ESP32-C3 dengan sensor CCS811 sebagai pendeteksi eCO2 dan TVOC. Pengujian dilakukan pada box berukuran 20 cm × 20 cm × 20 cm, 40 cm × 40 cm × 40 cm, dan 60 cm × 60 cm × 60 cm dengan variasi jumlah rokok 1–4 batang. Selain itu, dilakukan pengujian pada kondisi ruang nyata pagi, siang, dan malam dengan variasi jarak 10 – 120 cm. Data dianalisis menggunakan regresi kuadratik dan ANOVA dua arah untuk mengetahui pengaruh ukuran ruang dan jumlah rokok terhadap waktu deteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran ruang berpengaruh signifikan terhadap waktu deteksi dengan nilai p = 6,83 × 10−27, sedangkan jumlah rokok tidak memberikan pengaruh signifikan secara statistik. Waktu deteksi meningkat seiring bertambahnya ukuran ruang dan jarak sumber asap terhadap sensor. Hasil fitting regresi kuadratik menunjukkan hubungan non-linear dengan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,946 pada kondisi pagi dan malam serta 0,980 pada kondisi siang. Secara teoritis, hasil penelitian sesuai dengan mekanisme difusi gas berdasarkan Hukum Fick, di mana waktu penyebaran meningkat terhadap kuadrat jarak. Kondisi siang hari menghasilkan waktu deteksi paling lama akibat pengaruh konveksi udara yang menyebabkan penyebaran asap menjadi kurang terarah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa wearable smoke detector berbasis CCS811 mampu mendeteksi asap rokok secara konsisten dan ukuran ruang menjadi faktor dominan yang mempengaruhi waktu deteksi sistem.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Physics | ||||||||||||
| Depositing User: | Billy Sopater Maniani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 03:21 | ||||||||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 03:21 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52943 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
