Arahman, Arasi (2026) ANALISIS STABILITAS TIMBUNAN JALAN PADA TANAH LUNAK YANG DISTABILISASI DENGAN BAMBOO CHIPS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (Cover)
22035010007-Cover.pdf Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
22035010007-bab1.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 2)
22035010007-bab2.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2028. Download (2MB) |
||
|
Text (Bab 3)
22035010007-bab3.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2028. Download (2MB) |
||
|
Text (Bab 4)
22035010007-bab4.pdf Restricted to Repository staff only until 26 May 2028. Download (2MB) |
||
|
Text (Bab 5)
22035010007-bab5.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
22035010007-daftarpustaka.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Lampiran)
22035010007-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Tanah lunak merupakan salah satu permasalahan utama dalam konstruksi timbunan jalan karena memiliki kuat geser rendah, daya dukung kecil, dan kompresibilitas tinggi yang dapat menyebabkan ketidakstabilan lereng serta penurunan berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bamboo chips terhadap stabilitas dan penurunan timbunan jalan pada tanah lunak menggunakan metode elemen hingga. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak dengan model konstitutif Mohr–Coulomb. Variasi pemodelan meliputi tanah asli tanpa stabilisasi dan tanah yang distabilisasi menggunakan bamboo chips sebesar 25%, 30%, dan 35% dari berat kering tanah pada lapisan soil replacement kedalaman 0–3 meter. Parameter tanah diperoleh dari hasil pengujian laboratorium, data lapangan, dan korelasi nilai N-SPT. Analisis stabilitas dilakukan menggunakan Strength Reduction Method untuk memperoleh nilai safety factor, sedangkan analisis penurunan dievaluasi berdasarkan nilai settlement dan laju penurunan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bamboo chips mampu meningkatkan stabilitas timbunan dan mengurangi penurunan tanah lunak dibandingkan kondisi tanah asli. Pada kondisi tanah asli, nilai safety factor tahap pembebanan sebesar 1,490 sehingga belum memenuhi syarat minimum stabilitas sebesar 1,5. Setelah dilakukan stabilisasi, nilai safety factor meningkat menjadi 1,578 pada variasi BC 25%, 1,582 pada BC 30%, dan 1,580 pada BC 35%. Selain itu, laju penurunan tanah berkurang dari 9,55 mm/tahun pada tanah asli menjadi 5,54 mm/tahun pada BC 25%, 4,52 mm/tahun pada BC 30%, dan 4,04 mm/tahun pada BC 35%. Variasi BC 30% menghasilkan nilai safety factor tertinggi, sedangkan variasi BC 35% menghasilkan laju penurunan terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bamboo chips efektif digunakan sebagai material stabilisasi ramah lingkungan untuk meningkatkan performa timbunan jalan pada tanah lunak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) | ||||||||||||
| Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering | ||||||||||||
| Depositing User: | Arasi Arahman | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 07:32 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 07:49 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
