AGYUNIKA, KHARISMA FAYZA (2026) IMPLEMENTASI DIPLOMASI LINGKUNGAN INDONESIA MELALUI PROGRAM KONSERVASI HEART OF BORNEO SEBAGAI UPAYA KONSERVASI DI KALIMANTAN TAHUN 2015-2019. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER SKRIPSI NIKA.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 SKRIPSI NIKA-16-36.pdf Download (367kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2 SKRIPSI NIKA-37-78.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (669kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3 SKRIPSI NIKA-79-110.pdf Restricted to Repository staff only until 25 May 2029. Download (350kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4 SKRIPSI NIKA-111-113.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFPUS SKRIPSI NIKA-114-123.pdf Download (235kB) | Preview |
Abstract
Isu lingkungan seperti penebangan hutan, punahnya keanekaragaman hayati, dan kerusakan ekosistem telah menjadi tantangan global yang memerlukan kolaborasi internasional secara bersama-sama. Salah satu daerah yang menghadapi tekanan lingkungan besar adalah Pulau Kalimantan, akibat penebangan hutan dan perubahan penggunaan lahan yang mengancam kelangsungan ekosistem hutan serta keanekaragaman hayati. Menanggapi isu tersebut, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam menciptakan program konservasi Heart of Borneo (HoB) sebagai dasar kerja sama trilateral di bidang lingkungan. Studi ini menyelidiki implementasi diplomasi lingkungan Indonesia melalui inisiatif Heart of Borneo sebagai usaha untuk melestarikan ekosistem hutan di Kalimantan selama periode 2015-2019. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi, jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, dan berbagai literatur terkait lainnya. Analisis studi menggunakan konsep diplomasi lingkungan dan prinsip konservasi Les Brown yang mencakup preserving, protecting, restoring, dan enhancing. Penelitian mengungkapkan bahwa Indonesia melaksanakan diplomasi lingkungan melalui perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan area konservasi, rehabilitasi ekosistem, program lingkungan yang berbasis masyarakat, serta kolaborasi konservasi antar negara. Namun, pelaksanaan itu mengalami berbagai tantangan, seperti keterbatasan lembaga, ketidakmerataan kapasitas daerah, dan hambatan koordinasi dalam pengelolaan konservasi. Studi ini menyimpulkan bahwa program Heart of Borneo tidak hanya berperan sebagai upaya konservasi, tetapi juga sebagai alat diplomasi lingkungan Indonesia dalam memperkuat pengelolaan ekologi regional dan keberlanjutan perlindungan hutan di Kalimantan. Kata kunci: Diplomasi lingkungan, Heart of Borneo, konservasi, Indonesia, Kalimantan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JC Political theory J Political Science > JQ Political institutions Asia J Political Science > JX International law J Political Science > JZ International relations |
||||||||
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Departement of International Relations | ||||||||
| Depositing User: | Kharisma Fayza Agyunika | ||||||||
| Date Deposited: | 25 May 2026 07:40 | ||||||||
| Last Modified: | 25 May 2026 07:40 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/52325 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
