Alisyah, Nabilah Valda (2026) ANALISIS YURIDIS KEABSAHAN DOKUMEN HASIL MEDIASI NOTARIS ATAS AKTA SEWA MENYEWA. Undergraduate thesis, UPN "Veteran" Jawa Timur.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (653kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only until 21 April 2029. Download (438kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only until 21 April 2029. Download (383kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (318kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only until 21 April 2029. Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Dalam pembuatan suatu perjanjian tidak jarang timbul permasalahan hukum karena kepentingan para pihak yang berseberangan. Hal ini dapat terjadi baik sebelum adanya pembuatan perjanjian maupun setelahnya. Seperti yang kita ketahui, macam perjanjian yang umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari adalah antara lain perjanjian jual beli, utang piutang, hingga sewa menyewa. Penyelesaian sengketa atas timbulnya akta sewa menyewa melalui alternatif penyelesaian sengketa nonlitigasi berupa mediasi dihadapan notaris sering kali menjadi pilihan masyarakat karena memberikan kepastian hukum serta mengedepankan musyawarah sehingga dapat menjaga hubungan para pihak yang bersengketa tetap baik-baik saja. Penelitian ini memiliki tujuan sebagaimana telah tertuang dalam rumusan masalah yang meliputi bagaimana kedudukan Notaris sebagai mediator atas penyelesaian sengketa akta sewa menyewa dan bagaimana keabsahan dokumen yang dihasilkan dari mediasi oleh Notaris. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun dalam pelaksanaan mediasi yang dilakukan oleh notaris tidak diatur secara ekplisit dalam peraturan perundang-undangan, seorang notaris dapat berperan sebagai mediator karena konsekuensinya sebagai pejabat umum untuk melakukan penyuluhan hukum dan atas permintaan masyarakat terutama yang berkaitan dengan akta otentik yang telah dibuat oleh notaris yang bersangkutan. Sehingga kedudukan notaris sebagai mediator ini tetap berjalan sebagaimana mestinya serta tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian terkait keabsahan dokumen hasil mediasi tersebut meskipun tidak dijadikan sebagai acta van dading, akta dibawah tangan ini akan tetap sah sejauh diakui oleh kedua pihak yang bersangkutan apabila terjadi sengketa dikemudian hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law | ||||||||
| Depositing User: | Nabilah Valda Alisyah | ||||||||
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 05:30 | ||||||||
| Last Modified: | 21 Apr 2026 05:30 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/51167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
