STUDI OPTIMASI KETERSEDIAAN AIR UNTUK IRIGASI PADA WADUK BAGONG KABUPATEN TRENGGALEK DENGAN METODE LINIER PROGRAMING

RINENGKUH, WINDY TRIEKA (2022) STUDI OPTIMASI KETERSEDIAAN AIR UNTUK IRIGASI PADA WADUK BAGONG KABUPATEN TRENGGALEK DENGAN METODE LINIER PROGRAMING. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JATIM.

[img]
Preview
Text (COVER)
cover_merged_merged.pdf

Download (488kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I.pdf

Download (150kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 7 February 2024.

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
bab III.pdf
Restricted to Registered users only until 7 February 2024.

Download (287kB)
[img] Text (BAB 4)
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only until 7 February 2024.

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (BAB 5)
BAB V.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (213kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 7 February 2024.

Download (1MB)

Abstract

Waduk Bagong merupakan waduk yang terletak di sungai ordo IV yang bermuara di Kali Ngasinan dan merupakan satu kesatuan sistem Sub-Das Ngowo-Ngasinan dari Das Brantas Kecamatan Bendungan dengan luas total DAS 39,821 km2 yang terdapat pada 3 stasiun hujan diantaranya adalah Stasiun Bendungan, Stasiun Bagong, dan Stasiun Prambon kabupaten Trenggalek. Berdasarkan dari perhitungan perencanaan dalam memenuhi kebutuhan air irigasi dilakukan masa tanam yang dilakukan adalah 3 kali dalam satu tahun. Musim Tanam 1 (Musim Penghujan) terdapat pada tanaman Padi di awal bulan Desember-akhir bulan Maret. Musim Tanam II (Musim kemarau 1) terdapat pada tanaman Padi, Kedelai dan Kacang Tanah di akgir bulan Maret-akhir bulan November. Dan pada Musim Tanam III (Musim Kemarau 2) terdapat tanaman Kedelai dan Kacang Tanah di awal Agustus-akhir November. Hasil optimasi yang didapat dari Perencanaan Kebutuhan Air Irigasi dengan program linier diantaranya adalah pada Musim Tanam I (MP) terdapat Padi dengan luas 857 ha, dengan kebutuhan air sebanyak 483,84 m3. Musim Tanam II (MK 1) terdapat Padi dengan luas 428,5 ha dengan kebutuhan air sebanyak 1088,64 m3 + Kedelai 214,25 ha dengan kebutuhan air sebanyak 725,76 m3 + Kacang tanag 214,25 ha dengan kebutuhan air sebanyak 855, 36 m3 dan Musim Tanam III terdapat Kedelao dengan luas 483,84 ha dengan kebutuhan air sebanyak 1054,08 m3 + Kacang Tanah 483,84 ha dengan kebutuhan air sebanyak 103,68 m3. Dari hasil tersebut didapatkan perhitungan keuntungan maksimum dengan pola tanam padi-padi palawija sebesar Rp. 844,259,000. Kata kunci: Waduk Bagong, Optimasi, Irigasi, Program Linier

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorTRILITA, MINARNI NURNIDN0008026909UNSPECIFIED
Thesis advisorWAHJUDIJANTO, IWANNIDNUNSPECIFIED
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Civil Engineering
Depositing User: Sri Nur Azizah
Date Deposited: 10 Feb 2022 01:23
Last Modified: 10 Feb 2022 01:23
URI: http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/5105

Actions (login required)

View Item View Item