Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelanggaran Pencurian Data Pribadi Untuk Pinjaman Online Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi

Wilopo, Muhammad Ilham Muladi (2026) Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelanggaran Pencurian Data Pribadi Untuk Pinjaman Online Berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img]
Preview
Text (cover)
20071010084 - Cover .pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 1)
20071010084-bab 1.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (bab 2)
20071010084-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 April 2029.

Download (285kB)
[img] Text (bab 3)
20071010084-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 April 2029.

Download (250kB)
[img] Text (bab 4)
20071010084-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 April 2029.

Download (191kB)
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
20071010084-daftar pustaka.pdf

Download (216kB) | Preview
[img] Text (lampiran)
20071010084-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 April 2029.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bentuk perlindungan hukum terhadap korban pelanggaran pencurian data pribadi yang digunakan untuk pengajuan pinjaman online, serta hambatan dan upaya hukum yang dapat ditempuh berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Penelitian ini dilatarbelakangi karena meningkatnya penyalahgunaan data pribadi di era digital, khususnya dalam layanan pinjaman online, yang sering menimbulkan kerugian materiil maupun immateriil bagi korban. Salah satu kasus yang dianalisis ialah penyalahgunaan data 26 pelamar kerja pada tahun 2024 oleh seorang pelaku yang memanfaatkan data korban untuk mengajukan pinjaman di berbagai platform fintech. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta kasus konkret terkait pencurian data pribadi. Penelitian menunjukkan bahwasanya perlindungan data pribadi belum optimal karena belum terbentuknya Lembaga Pengawas Data Pribadi, belum adanya regulasi turunan, serta minimnya koordinasi antar instansi penegak hukum. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi turunan, pembentukan lembaga pengawas, dan peningkatan edukasi publik untuk memastikan data pribadi mendapatkan perlindungan yang efektif. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Data Pribadi, Pencurian Data.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorHakim, Arief RachmanNIDN0020089302arief.rh.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Faculty of Law > Departement of Law
Depositing User: Muhammad Ilham Muladi Wilopo
Date Deposited: 15 Apr 2026 06:43
Last Modified: 15 Apr 2026 06:43
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/50527

Actions (login required)

View Item View Item