Pengaruh Penambahan Eco-enzyme dan Proses Intermittent Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) pada Pengolahan Limbah Domestik

Salsabila, Adinda Permata (2026) Pengaruh Penambahan Eco-enzyme dan Proses Intermittent Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) pada Pengolahan Limbah Domestik. Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

[img] Text (COVER)
21034010001.-cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
21034010001.-bab1.pdf

Download (301kB)
[img] Text (BAB 2)
21034010001.-bab2.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (434kB)
[img] Text (BAB 3)
21034010001.-bab3.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (918kB)
[img] Text (BAB 4)
21034010001.-bab4.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (805kB)
[img] Text (BAB 5)
21034010001.-bab5.pdf

Download (206kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
21034010001.-daftarpustaka.pdf

Download (219kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
21034010001.-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.

Download (7MB)

Abstract

Limbah cair domestik diketahui mengandung beban pencemar organik dan nutrien dalam konsentrasi yang cukup tinggi, sehingga diperlukan teknologi pengolahan yang tepat sebelum air limbah tersebut dilepaskan ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) yang dioperasikan secara intermittent dengan penambahan eco-enzyme sebagai sumber karbon eksternal dalam mereduksi konsentrasi pencemar utama pada limbah domestik. Percobaan dilaksanakan pada skala laboratorium dengan menerapkan variasi rasio durasi intermittent dan variasi dosis penambahan ecoenzyme. Parameter kualitas air yang diukur dan dianalisis dalam penelitian ini meliputi COD, BOD, dan amonia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem MBBR dengan penambahan eco-enzyme mampu menyisihkan pencemar secara signifikan. Penyisihan COD tertinggi mencapai 87% pada dosis eco-enzyme sebesar 1,5%, sedangkan penurunan BOD tertinggi sebesar 89% dicapai pada dosis 2%. Parameter amonia juga mengalami penurunan yang cukup besar, yakni mencapai 93% pada dosis penambahan eco-enzyme sebesar 2%. Seluruh nilai efluen yang dihasilkan dari proses pengolahan ini telah memenuhi ketentuan baku mutu air limbah domestik sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 68 Tahun 2016. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa MBBR intermittent dengan penambahan eco-enzyme sebagai sumber karbon tambahan merupakan metode pengolahan limbah domestik yang efektif sekaligus berkelanjutan. Kata kunci: Eco-enzyme, limbah domestik, MBBR, proses aerobik-anoksik, sumber karbon eksternal

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSitogasa, Praditya Sigit ArdistyNIDN0001109008praditya.s.tl@upnjatim.ac.id
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Environmental Engineering
Depositing User: Adinda Permata Salsabila
Date Deposited: 23 Feb 2026 06:26
Last Modified: 23 Feb 2026 06:27
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/49672

Actions (login required)

View Item View Item