Gumilang, Alif Fajar (2026) KEDUDUKAN VICTIM IMPACT STATEMENT DALAM PROSES PERADILAN PIDANA DI INDONESIA. Masters thesis, UPN Veteran Jawa Timur.
|
Text (cover)
23068020004-cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (bab 1)
23068020004-bab 1.pdf Download (456kB) |
|
|
Text (bab 2)
23068020004-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2029. Download (347kB) |
|
|
Text (bab 3)
23068020004-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2029. Download (477kB) |
|
|
Text (bab 4)
23068020004 bab 4.pdf Restricted to Repository staff only until 19 February 2029. Download (319kB) |
|
|
Text (Daftar pustaka)
23068020004- daftar pustaka.pdf Download (230kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan victim impact statement dalam proses peradilan pidana di negara Indonesia yang dimana victim impact statement ini memiliki keadilan bagi para korban yang mendapatkan kesempatan menceritakan kejadiannya. Metode dalam penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normative dengan pendekatan perundang – undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan perbandingan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer. Bahan hukum yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan interpretasi gramatikal, sistematis, dan teleologis. Berdasarkan hal tersebut tesis ini mengangkat rumusan masalah :1) Apakah victim impact statement dalam sistem peradilan pidana di Indonesia koheren terhadap prinsip keadilan korban? 2) Apa urgensi victim impact statement dalam proses peradilan pidana di Indonesia? Dari hasil penelitian dengan metode tersebut, penulis menemukan jawaban atas rumusan masalah bahwa makna dari Victim Impact Statement bukan hanya sekadar pernyataan berisi informasi mengenai penderitaan korban, namun sebagai informasi pembanding dalam persidangan dan sarana penyeimbang dalam peradilan, serta jalan keadilan yang dapat ditempuh bagi korban. Terdapat aturan-aturan yang mendukung keberadaan Victim Impact Statement sekaligus menegaskan bahwa hal tersebut dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan hakim di Indonesia. Pengaturan Victim Impact Statement di Indonesia berhadapan dengan perbedaan proses beracara antara Amerika Serikat dan Indonesia, namun dalam hal ini terdapat tiga alternatif pengaturan yang dapat dilakukan oleh Indonesia yaitu: (1) menerapkan Victim Impact Statement pada proses pembuktian, (2) menerapkan Victim Impact Statement setelah proses pembuktian sebelum pembacaan tuntutan pidana (3) mengadopsi proses beracara yang diterapkan Amerika Serikat. Pengaturan ini juga harus dilengkapi dengan pemisahan antara Victim Impact Statement dengan alat bukti keterangan saksi, perubahan paradigma pengertian korban dengan cara memperluas pengertian tersebut, serta aturan pelaksanaan Victim Impact Statement yang memperhatikan asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Faculty of Law | ||||||||
| Depositing User: | Tn Alif Fajar Gumilang | ||||||||
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 03:21 | ||||||||
| Last Modified: | 19 Feb 2026 06:18 | ||||||||
| URI: | https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/49537 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
