PERLINDUNGAN HAK KEWARISAN PERDATA ANAK LUAR NIKAH SUROGASI GESTASIONAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM PROGRESIF

Mohamad Danang Imam Danu, Arta (2026) PERLINDUNGAN HAK KEWARISAN PERDATA ANAK LUAR NIKAH SUROGASI GESTASIONAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM PROGRESIF. Undergraduate thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (464kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2029.

Download (372kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2029.

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2029.

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (213kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2029.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kemajuan tekknologi reproduksi berbantuan telah melahirkan kompleksitas baru dalam hukum keluarga Indonesia, khususnya terkait status dan hak waris anak hasil surogasi gestasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hak kewarisan anak diluar nikah surogasi gestional serta hak kewarisan perdata anak diluar nikah surogasi gestional dalam perspektif hukum progresif. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah yuridis normatis dengan pendekatan komparatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan anak ini terjebak dalam ambiguitas hukum karena peraturan perundang-undangan yang ada belum mengakomodasi perkembangan teknologi reproduksi. KUHPerdata, UU Perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam masih berpegang pada konsep tradisional yang mendasarkan keabsahan anak pada ikatan perkawinan antara ibu yang melahirkan dengan ayah biologis. Surogasi gestasional menciptakan pemisahan antara ibu genetik, ibu gestasional, dan orang tua bermaksud yang mengakibatkan anak kehilangan hak keperdataan termasuk hak waris dari orang tua genetiknya. Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 tidak dapat diterapkan karena lahir dari posita khusus perkawinan tidak tercatat. Perspektif hukum progresif Prof. Satjipto Rahardjo dapat diimplementasikan dalam perlindungan hak kewarisan anak luar nikah surogasi gestasional dengan mendekonstruksi konsep anak luar nikah melalui perubahan UU Kesehatan Pasal 58 dan penafsiran ulang Pasal 42-43 UU Perkawinan. Konstruksi hukum ideal mengacu pada pengalaman India dan Portugal yang mengakui anak surogasi gestasional sebagai anak sah dari pasangan bermaksud sejak kelahiran. Upaya hukum sementara dapat ditempuh melalui pemberian wasiat dan hibah untuk melindungi kepentingan terbaik anak. Kata Kunci: Surogasi Gestasional, Hak Waris Anak, Hukum Progresif, Status Keperdataan, Keadilan Substantif

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorArief Rachman, HakimNIDN0020089302UNSPECIFIED
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Faculty of Law > Departement of Law
Depositing User: Mohamad Danang Imam Danu Arta
Date Deposited: 19 Jan 2026 04:10
Last Modified: 19 Jan 2026 04:10
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/46794

Actions (login required)

View Item View Item