KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA BAKSO DAGING SAPI PADA BERBAGAI FASE POST MORTEM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracillaria sp.)

Hapsari, Ririh Wahyuningtyas (2024) KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA BAKSO DAGING SAPI PADA BERBAGAI FASE POST MORTEM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracillaria sp.). Undergraduate thesis, UPN Veteran Jawa Timur.

This is the latest version of this item.

[img] Text (Cover)
17033010032-COVER(1).pdf

Download (2MB)
[img] Text (Bab 1)
17033010032-BAB I.pdf

Download (17kB)
[img] Text (Bab 2)
17033010032-BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 19 July 2026.

Download (127kB)
[img] Text (Bab 3)
17033010032-BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 19 July 2026.

Download (146kB)
[img] Text (Bab 4)
17033010032-BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only until 19 July 2026.

Download (198kB)
[img] Text (Bab 5)
17033010032-BAB V.pdf

Download (21kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
17033010032-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (82kB)
[img] Text (Lampiran)
17033010032-LAMPIRAN.pdf

Download (581kB)

Abstract

Fase post-mortem daging mempengaruhi kualitas fisikokimia bakso sapi yang dihasilkan. Fase post mortem adalah fase yang dilalui oleh daging setelah penyembelihan, fase post mortem dibagi menjadi 3 yaitu prerigor, rigor mortis dan post rigor. Rumput laut (Gracillaria sp.) dapat digunakan sebgai pengenyal alami bakso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fase post-mortem daging dan penambahan rumput laut terhadap karakteristik fisikokimia dan kesukaan bakso daging sapi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor. Faktor I adalah fase post mortem yang terdiri dari pre-rigor, rigormortis dan post-rigor. Faktor II adalah penambahan tepung rumput laut 3%, 4% dan 5%. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA, jika terdapat perbedaan nyata pada kedua perlakuan maka dilakukan uji DMRT dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil perlakuan terbaik didapatkan melalui metode Zeleny, perlakuan daging sapi pre-rigor dengan penambahan tepung rumput laut 5% menghasilkan bakso dengan karakteristik kadar air 69.05%, kadar abu 2.93%, lemak 1.55%, protein 12.49%, tingkat kekenyalan 12.92N, daya ikat air 47.22%, Tingkat kesukaan warna 4 (sangat suka), aroma 4.07 (sangat suka), rasa 4.17 (sangat suka) dan tekstur 4.50 (sangat suka).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorYulistiani, RatnaNIDN00190762014UNSPECIFIED
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Departement of Food Engineering
Depositing User: RIRIH WAHYUNINGTYAS HAPSARI
Date Deposited: 19 Jul 2024 08:33
Last Modified: 19 Jul 2024 08:33
URI: https://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/26765

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item