KAMAL, MUHAMMAD FIRDAUS (2021) PENYISIHAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK ALAMI PADA AIR BAKU UNTUK PRODUKSI AIR MINUM DENGAN KOMBINASI PRE-OKSIDASI DAN KOAGULASI. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.
|
Other (COVER)
Cover.PDF Download (1MB) | Preview |
|
|
Other (BAB 1)
1.PDF Download (95kB) | Preview |
|
Other (BAB 2)
2.PDF Restricted to Registered users only until 9 December 2023. Download (512kB) |
||
Other (BAB 3)
3.PDF Restricted to Repository staff only until 9 December 2023. Download (185kB) |
||
Other (BAB 4)
4.PDF Restricted to Registered users only until 9 December 2023. Download (551kB) |
||
|
Other (BAB 5)
5.PDF Download (8kB) | Preview |
|
|
Other (DAFTAR PUSTAKA)
Dapus.PDF Download (190kB) | Preview |
|
Other (LAMPIRAN)
Lam.PDF Restricted to Registered users only until 9 December 2023. Download (922kB) |
Abstract
Di sepanjang Kali Surabaya terdapat lebih dari 40 industri dan aktivitas domestik yang berpotensi mencemari air Kali Surabaya. Berdasarkan metode STORET 49,44% status mutu air di Kali Surabaya adalah tercemar berat. Padahal Kali Surabaya digunakan sebagai pemasok utama air baku bagi air minum penduduk Kota Surabaya. Salah satu pencemar yang terdapat di air Kali Surabaya adalah bahan organik. Kehadiran senyawa organik pada air baku untuk air minum akan mempengaruhi proses desinfeksi. Proses desinfeksi pada umumnya dilakukan dengan memberikan senyawa klor. Semakin besar konsentrasi senyawa klor yang digunakan, maka hasil samping yang dihasilkan seperti terbentuknya senyawa trihalometan dan khlorophenol juga semakin besar. Senyawa-senyawa tersebut dapat mengakibatkan penyakit kanker (carcinogen). Berdasarkan hasil analisis, konsentrasi TOC pada air baku sebesar 11,67 mg/liter dan nilai UV absorbansi 254 nm sebesar 0,10895 cm , sehingga diperoleh nilai SUVA sebesar 0,934 L/mg/cm, sehingga diketahui karakteristik pada air Kali Surabaya yang cenderung hidrofilik dengan berat molekul rendah dan kebanyakan bukan humik yang mengindikasikan bahwa air tersebut dihasilkan dari kegiatan domestik dan industri. Pada kombinasi pre-oksidasi dan koagulasi, CaOCl2 dengan dosis 25 mg/liter mampu menurunkan TOC dari 11,67 mg/liter menjadi 9,11 mg/liter, sedangkan permanganat dengan dosis 0,8 mg/liter hanya mampu menurunkan TOC dari 11,67 mg/liter menjadi 11,25 mg/liter. Kombinasi pre-oksidasi dan koagulasi mampu menurunkan bahan organik aromatik, ditunjukkan dengan nilai absorbansi UV210 air baku yaitu 1,4983 cm -1 -1 dengan pre-oksidasi KMnO4-koagulan Al2(SO4)3 dan 1,3152 cm menjadi 1,2720 cm -1 -1 pada pre-oksidasi CaOCl2-koagulan Al2(SO4)3. Kata Kunci : natural organic matter (NOM), pre-oksidasi, koagulasi
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||||
Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering | ||||||||
Divisions: | Faculty of Engineering > Departement of Environmental Engineering | ||||||||
Depositing User: | Amalia Hani | ||||||||
Date Deposited: | 09 Dec 2021 06:59 | ||||||||
Last Modified: | 09 Dec 2021 06:59 | ||||||||
URI: | http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/3490 |
Actions (login required)
View Item |