Kajian Yuridis Gelit Jeneng Adat Kejawen dalam Penetapan Wali Adhal

Lestari, Putri Diana (2022) Kajian Yuridis Gelit Jeneng Adat Kejawen dalam Penetapan Wali Adhal. Undergraduate thesis, UPN VETERAN JAWA TIMUR.

[img]
Preview
Text
18071010119_Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
18071010119_Bab1.pdf

Download (627kB) | Preview
[img] Text (Bab 2)
18071010119_Bab2.pdf
Restricted to Registered users only until 20 April 2024.

Download (453kB)
[img] Text (Bab 3)
18071010119_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only until 20 April 2024.

Download (448kB)
[img]
Preview
Text (Bab 4)
18071010119_Bab4.pdf

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
18071010119_Daftar_pustaka.pdf

Download (417kB) | Preview
[img] Text (Lampiran)
18071010119_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only until 20 April 2024.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gelit jeneng adat kejawen dalam penetapan wali adhal, yaitu mengenai pengaturan-pengaturan hingga kedudukan wali adhal. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan metode analisa kualitatif, yang menghasilkan data deskriptif analitis, dengan memperoleh data melalui studi kepustakaan dan wawancara. Sumber data yang diperoleh dari literatur, karya tulis ilmiah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terhadap wali adhal telah diatur di dalam hukum positif. Pengaturan wali adhal di dalam hukum positif hanya menyebutkan bahwa, wali hakim dapat bertindak menggantikan wali nasab yang adhal apabila telah ada penetapan dari Pengadilan Agama. Ketentuan lebih lanjut mengenai pertimbangan terhadap alasan permohonan wali adhal tidak diatur di dalam hukum positif Indonesia. Pada titik tertentu, terdapat suatu permohonan wali adhal karena gelit jeneng, penetapan wali adhal tersebut didasarkan pada rukun dan syarat sah, serta larangan perkawinan yang terdapat pada hukum positif Indonesia. Sehingga, gelit jeneng dikesampingkan dalam penetapan wali adhal karena dianggap tidak termasuk ke dalam larangan perkawinan. Dengan keluarnya penetapan wali adhal oleh Pengadilan Agama, kedudukan wali nasab dapat digantikan oleh wali hakim.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorYulianingsih, WiwinNIDN0027077909wiwiny.ih@upnjatim.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law
Depositing User: putri diana lestari
Date Deposited: 21 Apr 2022 01:47
Last Modified: 21 Apr 2022 01:47
URI: http://repository.upnjatim.ac.id/id/eprint/5887

Actions (login required)

View Item View Item